Pos

LPBA Denyutkan Semangat Berbahasa di Nurul Jadid

berita.nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid sukses menyelenggarakan Gebyar Bahasa dengan meriah pada Jumat (19/07/24). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari sejak Kamis (18/07/24) di halaman Asrama Al-Masruriyah (Gedung Putih), Wilayah Al-Hasyimiyah.

Gebyar Bahasa merupakan acara dari LPBA yang rutin diadakan setiap tahun. Tahun ini mengusung tema “Konstantinopel” dengan tujuan untuk meningkatkan minat santri, khususnya santri baru, terhadap bilinguisme Bahasa Inggris dan Arab melalui nuansa epik Era Kontantinopel di tahun 1453.

Ketua Panitia Nabila Firdausiyah mengungkap alasan di balik memilih tema “Konstantinopel” dan mengapa Gebyar Bahasa perlu diadakan.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan agar dapat memberikan penyegaran dan semangat baru terhadap pembelajaran bahasa di Nurul Jadid.

“Utamanya adalah untuk mempromosikan LPBA, lembaga yang fokus dalam bidang keterampilan bahasa Arab dan bahasa Inggris, mengembangkan keterampilan dan kreativitas peserta didik di bidang bahasa. Selain itu bertujuan untuk mengenalkan apa itu LPBA kepada santri baru,” ungkapnya.

Dalam Gebyar Bahasa ini, lanjut Nabila, panitia mengisi dengan beberapa penampilan dari peserta didik LPBA. Di hari pertama, mereka menampilkan speech, taqdimul qissoh, news reading, dan poem. Sedangkan di hari kedua, mereka menampilkan ekspresi musikal (Ekmus) dan mengakhirinya dengan penampilan spektakuler berjudul “The Secret Agent”.

“Penampilan-penampilan ini seakan-akan menyulap para penonton untuk enggan beranjak dari tempatnya. Tema perjuangan yang ditampilkan dalam bentuk drama ini membuat susana penonton menjadi pecah,” imbuhnya.

Nabila berharap, dengan penampilan-penampilan keterampilan berbahasa tersebut, penonton yang hadir lebih antusias untuk mempelajari bahasa asing.

“Bahasa itu sangat penting, dengan bahasa kita bisa memperluas dunia jangkauan kita. Dengan itu, semoga kegiatan ini dapat betul-betul memantik kesadaran santri akan pentingnya mempelajari bahasa,” pungkasnya.

 

Pewarta: Bunga Adelia Gadisian
Editor: Ahmad Zainul Khofi

Nurul Jadid Terima Kunjungan Studi Banding Kebahasaan dari Ponpes Darussalam Blokagung

nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing Pondok Pesantren Nurul Jadid menerima rombongan studi banding dari Pondok Pesantren Darussalam Putri Utara Blokagung Banyuwangi. Studi Banding tersebut dilakukan di Aula Utama Nurul Jadid pada hari Kamis (15/12) pagi waktu setempat.

Rombongan studi banding dari Banyuwangi sejumlah 40 orang ini terdiri dari pengurus dan siswa Lembaga Bahasa. Rombongan dipimpin langsung oleh A’wan Pengasuh Lembaga Bahasa Asing PonPes Darussalam Putri Utara Blokagung Banyuwangi Dr. Hj. Zulfi Zumala Dwi Adriyani, MA.

Kegiatan studi banding dibuka dengan penampilan video lagu mandarin dan baca berita dari santri Asrama LPBA dan Unggulan Bahasa Mandarin. Lagu yang ditampilkan sendiri merupakan hymne dari santri Asrama Unggulan Bahasa Mandarin tersebut.

Wakil Direktur Asrama LPBA Murtasiyah dalam sambutannya mengorientasikan empat bahasa yang mejadi prioritas pengembangan bahasa di Pondok Pesantren Nurul Jadid yaitu Bahasa Inggris, Arab, Jepang dan Mandarin.

“LPBA disini ialah lembaga non formal yang berada dibawah naungan Pesantren Nurul Jadid. khususnya di bawah Biro Pendidikan. Dimana kita menguasai dua bahasa, fokus bahasa arab dan inggris. Selain itu, ada beberapa bahasa yang juga kami kembangkan, di SMA Nurul Jadid terdapat bahasa Mandarin dan Jepang,” jelas Murtasiyah.

(A’wan Pengasuh Lembaga Bahasa Asing PonPes Darussalam Putri Utara Blokagung Banyuwangi Dr. Hj. Zulfi Zumala Dwi Adriyani, MA tengah memberikan sambutan di depan seluruh peserta)

Pada kesempatan yang sama, A’wan Pengasuh Lembaga Bahasa Asing PonPes Darussalam Putri Utara Blokagung Banyuwangi Dr. Hj. Zulfi Zumala Dwi Adriyani, MA. mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Pesantren Nurul Jadid yang telah memberikan kesempatan memenuhi tujuan studi banding mereka kepada LPBA.

Dirinya juga menjelaskan beberapa tujuan yang menjadi landasan mereka untuk melakukan kunjungan studi banding ke LPBA Nurul Jadid.

“Tujuan kami kesini yang pertama, untuk belajar. Kami tidak hanya membawa muridnya saja namun juga pengurus. Nanti kami harap bisa saling praktik bahasa, dan juga ngaji bagaimana manajemen LPBA Nurul Jadid. Karena kami masih mencari role model untuk mengembangkan bahasa asing,” ungkap beliau.

Wakil Sekretaris Pesantren Ny. Muthmainnah Waqid, S.Th.I melalui sambutannya berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal sebagai sarana silaturrahmi dan ajang bertukar pikiran serta pengalaman antar sesama penggiat pendidikan usia dini dari kedua pesantren.

“Nanti adek adek bisa saling sharing dengan sesame bahasa, atau antar bahasa juga gapapa, siapa tau bisa menularkan ilmu baru, karena sesuai slogan LPBA, dunia mu seluas bahasa mu,” dawuh beliau.

(Potret sesi pemberian cinderamata oleh Pondok Pesantren Putri Darussalam Banyuwangi (kiri) kepada Pondok Pesantren Nurul Jadid (kanan) dan sebaliknya)

Usai seremonial, kegiatan berlanjut dengan sesi penampilan skill antara Lembaga Bahasa Asing Nurul Jadid dan Darussalam, keduanya sangat antusias menampilkan keahlian bakat berbahasanya masing-masing, ada yang menampilkan conversation Bahasa Jepang Mandarin, Pidato, sampai Story Telling.

Sebelum acara berakhir, peserta rombongan melakukan visitasi ke asrama LPBA dan Unggulan. Dalam visitasi tersebut mereka melakukan praktik bahasa dan sharing sistem pembelajaran.

(Humas Infokom)

Lagi, Tim Debat Bahasa Arab Mahasiswa UNUJA Raih Juara 2 Tingkat Nasional

nuruljadid.net – Setelah kemarin mendapatkan juara 1 tingkat regional Asia, kini tiga mahasiswa aktif UNUJA berhasil menambah prestasi gemilang dengan memperoleh juara 2 lomba debat bahasa Arab mahasiswa tingkat nasional pada Senin (12/09/2022) kemarin.

Lomba tersebut diselenggarakan oleh IAIN Kudus dalam ajang “Festival Bahasa” dengan 2 cabang lomba, dan sepuluh kategori perlombaan. Cabang lomba pertama yakni lomba Bahasa Arab dengan kategori lomba MQK, khitobah, taqdimul qishoh, ghina’ dan munadharah (Debat). Sedangkan cabang lomba kedua yakni lomba bahasa Inggris dengan kategori lomba essay, speech, story telling, sing a song, dan podcast.

Dalam kategori lomba munadharah, total ada 25 tim yang bersaing untuk merebutkan posisi juara perlombaan. Mereka berasal dari berbagai Universitas dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Lomba ini dilaksanakan secara daring via aplikasi Zoom.

Tim debat dari Unuja diwakili oleh saudara Ahmad Jaylani, Rifqi Aziz Febriyanto dan Fauzi Rahman. Selain berprofesi sebagai mahasiswa aktif Unuja, mereka juga merupakan pengurus aktif dari Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Nurul Jadid, lebih tepatnya di pengembangan bahasa Arab.

“Alhamdulillah kami bersyukur bisa membawa nama besar Nurul Jadid ke tingkat Nasional,” ucapnya kepada tim Infokom.

Perjuangan panjang mereka tidak sia-sia, karena telah terbayarkan dengan memperoleh posisi juara 2 serta mengharumkan nama Pondok Pesantren Nurul Jadid. Banyak hal yang mereka persiapkan sebelum perlombaan dimulai, tertutama mental dan berbagai macam referensi mosi debat yang diberikan.

“Perjuangan kita banyak mempersiapkan argumen dan mental untuk menghadapi lomba tersebut,” papar mereka.

Atas kemenangannya, tim debat Unuja mendapatkan penghargaan berupa trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara Festival Bahasa IAIN Kudus.

Dibalik kemenangan mereka, selain ada usaha yang besar, juga terdapat dukungan dari teman-teman dan keluarga serta yang pasti barokah doa masyayikh Nurul Jadid. Sehingga mereka diberikan kemudahan, lebih semangat dan termotivasi selama menjalani perlombaan.

 

 

(Humas Infokom)

Konsisten Juara, Mahasiswa PBA UNUJA Kembali Bawa Pulang Trofi Nasional

nuruljadid.net – Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) kembali mencetak prestasi yang membanggakan dengan meraih juara kedua lomba Taqdimul Qissoh Festival Bahasa Arab Nasional 2022 yang diselenggarakan oleh Ittihadu Ath-Tholabah Litarqiyyah Al-Lughoh Al-‘Arobiyyah (ITTAQO) IAIN Salatiga pada 5 September 2022. Bukti konsistensi PBA Unuja dalam meningkatkan keterampilan kebahasaan mahasiswanya adalah nyata dengan bawa pulang trofi tingkat Nasional.

Mahasiswa PBA yang berhasil menjadi juara kedua tersebut adalah Ahmad Fauzi Rahman, Mahasiswa Semester 7 Prodi PBA UNUJA dengan menampilkan karya nya berjudul “Siluman Serigala”, Rahman berhasil memberikan performa dan penampilan yang memukau sehingga para dewan juri pun menjadikan dia sebagai juara kedua dari beberapa kontestan lain.

Meskipun sudah meraih banyak prestasi di bidang Bahasa Arab, Rahman tetap rendah hati dan tidak merasa puas atas prestasi yang telah diperolehnya, melainkan dia semakin bersemangat untuk terus mengembangkan keterampilan kebahasaanya untuk menambah torehan prestasinya demi almamater tercinta Unuja dan pesantren Nurul Jadid.

“Bagi saya, bertambahnya capaian prestasi tidak membuat diri saya mudah berpuas diri, namun saya berusaha memacu diri untuk lebih semangat lagi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ungkap Rahman saat diwawancarai oleh Tim Nurul Jadid Media, Selasa (6/8).

Rahman menambahkan, semakin sering mengikuti kompetisi, maka semakin sering dia mendapatkan pelajaran, mulai dari apa yang perlu dievaluasi sampai strategi untuk meraih juara.

“Saya yakin, berjuang sampai titik ini sangatlah tidak instan, saya kebetulan telah mempelajari Bahasa Arab dan skill di dalamnya selama tiga tahun lebih, dan saya percaya ini adalah buah hasil jerih payah itu,” jelas dia.

Dirinya mengaku, dalam berkompetisi tak jarang menghadapi kegagalan atau kalah, namun dia yakin dari kegagalan itulah bisa mendapatkan banyak pelajaran untuk memperbaiki performa dirinya sehingga bisa menyajikan yang terbaik.

“Bagi saya, pengalaman adalah guru terbaik, dan kegagalan merupakan awal dari kesuksesan,” pungkasnya.

 

 

(Humas Infokom)

LPBA Nurul Jadid Kembali Borong 3 Juara Keterampilan Bahasa Inggris Tingkat Nasional

nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid khususnya Lembaga Bahasa Inggris (LBI) kembali meraih juara tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Inggris Kampus IAI AL- Qolam pada Senin (01/08/2022) siang di Malang.

Ajang perlombaan tersebut dilaksanakan dalam memperingati ulang tahun ke 7 English Student Association (ESA) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Inggris IAIN AL- Qolam Malang sekaligus sebagai rentetan acara dalam memeriahkan Hari Ulang Tahunnya.

Sebanyak 106 peserta secara keseluruhan yang terbagi dalam beberapa kategori lomba diantaranya Olympiad, Storytelling, dan Speech.

(Penganugerahan trofi untuj juara English Speech Competition oleh ESA Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Inggris IAIN Al-Qolam Malang)

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim melalui perlombaan serta mengukur keterampilan berbahasa Inggris yang telah dipelajari dan juga sebagai ajang promosi program Tadris Bahasa Inggris Kampus IAIN AL- QOLAM Malang.

Mengawali awal bulan Muharram sekaligus bulan kemerdekaan, LPBA Nurul Jadid berhasil mengukir cerita yang patut dibanggakan. Pasalnya, mereka sangat antusias untuk mengikuti berbagai ajang perlombaan untuk mengharumkan nama almamater Lembaga dan pesantren tercinta.

Awal persiapan untuk menuju perlombaan mereka tidak hanya sendiri dalam berlatih akan tetapi didampingi oleh ustadz yang memilki kompetensi kebahasaan baik. Proses latihan itu, mereka tidak hanya dapat meningkatkan skill kebahasaan melainkan juga motivasi sehingga terbentuklah mental juara.

(Penganugerahan trofi untuj juara English Speech Competition oleh ESA Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Inggris IAIN Al-Qolam Malang)

LPBA Nurul Jadid mendelegasikan sebanyak lima peserta pada beberapa kategori, alhamdulillah 3 perserta berhasil meraih juara.

Untuk kategori Speech atas nama Rif’an Syauqi sebagai Juara 1 dan Akbar Aqil Azali sebagai Juara 2. Sedangkan untuk kategori Olympiad diraih oleh M. Irsyad Nur Azizi sebagai juara 1.

“Kami bangga dengan apa yang telah diraih oleh peserta didik LPBA, perjuangan mereka tidak sia-sia. Yang belum berhasil menjadi juarapun mereka belajar untuk mengasah diri lebih baik lagi. Alhamdulillah, sampai detik ini LPBA Nurul Jadid masih diberikan kemampuan untuk menorehkan prestasi, semoga selalu jaya serta sukses dalam event-event lainnya” ungkap ustadz Zulfikar Prayogi pada saat mendampingi peserta lomba.

 

 

(Humas Infokom)

 

Raih Juara 1, Tim Bahasa Arab Unuja Berhasil Pertahankan Tradisi Berprestasi Nasional

nuruljadid.net – Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Nurul Jadid untuk kesekian kalinya berhasil pertahankan tradisi prestasinya dengan menjuarai ajang Debat Bahasa Arab tingkat Nasional pada event Gelanggang Kreasi Dunia Arab Berprestasi (GRADASI) 2022 yang digelar oleh PBA UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Jawa Barat pada tanggal 15 – 16 Juli 2022.

Tidak hanya debat bahasa Arab, tim bahasa arab Unuja juga berhasil bawa pulang trofi juara 1 cabang lomba Qira’atus Syi’ir. GRADASI 2022 PBA UIN SGD Bandung Jabar ini diikuti oleh berbagai tim utusan Perguruan Tinggi & Pesantren se-Indonesia diantaranya; Al Kindy, Al Jidal UIN Malang Jatim, Al Manabir Universitas Negeri Malang, PP Annuqoyah Lubangsa Putri Sumenep Madura, Abqori UIN Jakarta, dan Al Himmah PBA UIN SGD Bandung.

(Mukhowwifullah Qudsi Amin perwakilan PBA Unuja berhasil juara 1 pada cabang lomba Qiroatus Syi’ir GRADASI 2022 di Universitas Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Jawa Barat)

Tim debat utusan PBA UNUJA yang diwakili oleh Moh Fauzi Rahman, Rifqi Aziz Febrianto, dan Ahmad Jailani dan Mukhowwifullah Qudsi Amin maju sebagai perwakilan lomba Qiraatus Syi’ir. Alhamdulillah, keduanya berhasil keluar sebagai juara satu setelah mengalahkan beberapa pesaingnya dari berbagai perguruan tinggi dan pesantren di Indonesia.

(Tim Debat Bahasa Arab perwakilan PBA Unuja berhasil juara 1 pada event GRADASI 2022 di Universitas Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Jawa Barat)

Sengit, sejak perebutan babak 8 besar cabang lomba debat berhasil menarik perhatian. Seluruh peserta dan penonton menyoroti keseruan setiap tim terbaik yang berkompetisi memperebutkan juara pertama. Iklim perlombaan semakin panas dan serius. Tak mau kalah, Tim Debat PBA UNUJA juga terlihat sibuk mempersiapkan diri untuk bertanding di babak selanjutnya, berbagai catatan referensi dan strategi telah dipersiapkan.

“Meskipun kami sudah persiapan jauh-jauh hari sebelumnya, kami tetap wajib mematangkan strategi dan persiapan, karena kami yakin bahwa penampilan terbaik dihasilkan dari persiapan yang matang, dan tim-tim hebat lainnya sudah pasti melakukan hal serupa, jadi kami tak mau lekas puas” ungkap Fauzi Rahman.

Semangat juang tersebut berhasil membawa Tim Debat PBA UNUJA melaju ke babak final setelah unggul dalam perolehan poin menghadapi Tim Debat Abqory PBA UIN Jakarta di babak semifinal.

(Tim Debat Bahasa Arab perwakilan PBA Unuja tengah bersaing sengit pada event GRADASI 2022 di Universitas Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Jawa Barat)

Kian memanas, pada babak final, Tim Debat PBA UNUJA harus menghadapi tuan rumah. Tak henti selama pertandingan berlangsung mereka terus berpikir kritis memberikan opini dan argumentasi terbaik demi membawa pulang trofi juara satu. Alhamdulillah, dari hasil penilaian dewan juri, Tim Debat PBA UNUJA berhasil keluar sebagai jawara.

Alhamdulillah setelah melewati perjalanan yang panjang dan penuh lika liku kami berhasil mempertahankan tradisi juara satu dalam lomba debat bahasa Arab ini. Semoga prestasi ini bisa memberikan semangat bagi Mahasiswa lainnya untuk terus berupaya menjadi pribadi yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing.” tutup Fauzi Rahman saat diwawancarai oleh Tim Nurul Jadid Media.

Diketahui tim bahasa Arab Unuja tersebut merupakan alumni Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Nurul Jadid, yang saat ini aktif sebagai pendidik di lembaga yang telah membesarkan mereka dalam bidang bahasa Arab.

 

 

(Humas Infokom)

Tutup Januari, LPBA Nurul Jadid Kembali Sumbang Prestasi Tingkat Nasional

nuruljadid.net – Belum genap sebulan dari capaian prestasi sebelumnya, Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Nurul Jadid kembali sumbang trofi prestasi kejuaraan Bahasa Inggris tingkat Nasional. Seakan tak pernah habis kobaran semangat berprestasi mereka untuk mengharumkan almamater Pondok Pesantren Nurul Jadid melalui perlombaan bahasa di kancah nasional hingga internasional.

Prestasi terbaru, Zulfikar Prayogi kembali menjadi Juara 1 pada lomba National Public Speaking tingkat varsitas yang diselenggarakan oleh Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) pada tanggal 27 Januari 2022.

Saat diwawancarai oleh tim nuruljadid.net, pemuda asal kota tape Bondowoso itu mengungkapkan prinsipnya yang selalu membakar semangat dia untuk berprestasi. “Prinsip yang saya pegang adalah saya ingin membuktikan bahwa sebagai pengurus asrama LPBA, saya tidak hanya memberikan pendidikan berupa materi kepada peserta didik, namun saya juga harus bisa memberikan contoh kepada mereka, salah satunya yaitu dengan mengikuti lomba dan berprestasi”, tutur Zulfikar.

Kobaran semangat yang dimiliki oleh Zulfikar mendapatkan respon baik dari peserta didiknya, dia juga berhasil membawa beberapa peserta didiknya untuk mengikuti jejak prestasi Zulfikar. “Jujur, saya selaku santri dan peserta didik dari Mr. Zulfikar sangat termotivasi atas prestasi yang telah diperoleh beliau, setiap beliau menceritakan perjuangannya mengikuti lomba, maka saya juga langsung bersemangat untuk mengikuti lomba,” ungkap Ilman salah satu peserta didik Zulfikar di Asrama LPBA.

Tak sendiri, tutup bulan Januari Zulfikar disusul peserta didiknya Ainur Rosyid yang berhasil meraih Juara 3 Lomba Nasional Pidato Bahasa Inggris tingkat SLTA yang diselenggarakan oleh Universitas Pakuan Bogor setelah pengumuman pemenang pada tanggal 28 Januari 2022.

Menariknya, Ainur mengakui bahwa dia belum memiliki persiapan yang matang saat hendak mengikuti lomba tersebut karena dia dibenturkan dengan kegiatan Pekan Bahasa di asrama LPBA, sehingga Ainur kesulitan membagi waktu berlatih untuk lomba dan mempersiapkan diri untuk Pekan Bahasa di asramanya.

“Saya cukup kesulitan membagi waktu kemarin, namun saya yakin apa yang telah saya peroleh ini adalah hasil dari usaha yang telah saya lakukan selama di LPBA, dan ini pastinya juga berkat dukungan, sambungan doa dari orang tua, guru, dan teman-teman. Saya berharap prestasi ini bisa memotivasi semangat teman-teman santri untuk berprestasi juga,” pungkas Ainur.

 

(Humas Infokom)

Gemar Berprestasi, Dua Santri Nurul Jadid Berhasil Rebut Kejuaraan Nasional dan Internasional

nuruljadid.net – Januari 2022, dua santri asrama LPBA Nurul Jadid kembali membuat bangga Pondok Pesantren Nurul Jadid melalui prestasi yang diraihnya. Sejak Oktober 2021 lalu, LPBA memang tak pernah absen menyumbang prestasi hampir di setiap bulannya baik dari tingkat regional, nasional bahkan hingga internasional.

Membuka tahun 2022, seorang santri dari Asrama Jagoan Bahasa Nurul Jadid Ilman Zidni Mubarok mengawali langkahnya dengan raihan prestasi sebagai Terbaik IV pada Perlombaan Nasional Cerita Bahasa Inggris tingkat SLTA yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Kediri (15/01/2022). Perlombaan tersebut digelar setiap tahunnya dan diikuti oleh peserta didik tingkat SLTA di Indonesia.

Ditanya perihal lomba, Ilman mengaku bahwa perlombaan ini memiliki persaingan yang cukup sulit, sebab rival-nya juga memiliki kualitas yang baik, terutama dalam segi pelafalan mereka (pronunciation). “Cukup sulit, namun ini menantang semangat saya, dan saya bersyukur serta senang sekali karena masih berhasil meraih kesempatan sebagai Juara meskipun hanya Harapan 1 pada ajang lomba tersebut,” jelas Ilman di sela kegiatan pesantrennya.

Salah satu Pengurus Asrama LPBA Sulhan memberi apresiasi atas semangat Ilman selama belajar dan berjuang untuk menghadapi perlombaan, “Meskipun meraih Harapan 1, namun itu sudah cukup membanggakan. Hal itu akan menjadi motivasi dan evaluasi tersendiri bagi kami ke depannya. Serta bisa menjadi stimulus bagi santri lainnya untuk turut menyumbangkan prestasi kepada pesantren,” ungkapnya kepada Tim Infokom Nurul Jadid.

Tidak berhenti disitu, torehan prestasi terus bercucuran, kali ini datang dari santri prestisius yang merupakan pengurus Asrama Jagoan Bahasa Nurul Jadid Zulfikar Prayogi yang kembali mengharumkan almamater pesantren dengan berhasil membawa pulang sebagai Juara 1 pada perlombaan Internasional “Poetry Writing” tingkat Umum yang digelar oleh Indonesia Literacy Foundation Indopedia pada tanggal 22 Januari 2022 lalu.

Tidak hanya mewakili pesantren, Zulfikar juga mewakili Indonesia bersaing dengan negara-negara lainnya pada perlombaan tersebut. Zulfikar bersyukur atas kemenangan yang diperolehnya. “Alhamdulillah, sangat senang dan bersyukur tentunya bisa meraih Juara 1 pada lomba Poetry Writing ini, awalnya saya ragu bisa memenangkan lomba tingkat Internasional dan itupun rival saya adalah tingkat umum, namun saya yakin berkat doa dan barokah para masyayikh, guru, orang tua, pesantren dan teman-teman saya berhasil meraihnya,” ungkap Zulfikar dengan senyum lebar di wajahnya saat ditemui di asrama LPBA Nurul Jadid.

Pemuda asal Kota Tape Bondowoso itu menambahi, dia berharap raihan prestasinya bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk berprestasi. “Saya harap, ini mampu membangkitkan gairah santri lainnya untuk bisa berprestasi dan mengharumkan nama Pesantren Nurul Jadid,” imbuhnya.

Pasalnya, kedua lomba ini dilakukan secara daring. Namun, keberhasilan ini tentunya tidaklah mudah. Mereka tetap harus melalui banyak tahapan, rintangan dan pendampingan secara intensif agar mampu bersaing dengan peserta lainnya dan keluar sebagai juara.

 

(Humas Infokom)

Mahasiswa Santri Nurul Jadid Jawara Bahasa Arab se-Regional Asia

nuruljadid.net – Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Rifqi Aziz Febriyanto, Muhammad Hasan Mutawakkil dan Ahmad Fauzi Rahman wakil Indonesia berhasil menyabet Juara 1 Lomba Debat Gebyar Bahasa Arab (GBA) 2021 tingkat Regional Asia yang diadakan oleh HMJ PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon (23/09) setelah melalui persaingan dan proses penjurian ketat.

Para jawara tersebut merupakan mahasiswa aktif Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo yang berdomisili di Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Nurul Jadid. Persaingan dalam Lomba Debat Bahasa Arab ini cukup ketat, yang diikuti oleh 14 Tim Debat dari Perguruan Tinggi di Indonesia dan 2 Tim Debat dari Universitas Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM).

Lomba yang berlangsung selama dua hari ini menggunakan metode scoring system, dengan mengurutkan dari nilai tertinggi berdasarkan penguasaan materi, kebahasaan dan cara penyampaian argumentasi dengan baikSementara itu, pada tahap penyisihan tim debat Nurul Jadid unggul menghadapi tim debat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lolos ke Babak Quarter Final (Delapan Besar) menempati urutan kedelapan.

Setelah akumulasi nilai, perolehan poin tim debat yang lolos delapan besar UIAM B Malaysia menempati posisi pertama dengan 862 poin, disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 861,5 poin, FDI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 858,5 poin, UIAM A Malaysia 855,5 poin, ALC Universitas Al-Azhar Indonesia 854,5 poin, PBA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 854, 5 poin, Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan, Sumenep Madura 852,5 poin, dan Perwakilan Nurul Jadid berada diposisi kedelapan dengan perolehan poin 852,5.

Pada babak delapan besar, Tim Nurul Jadid unggul menghadapi Tim IDIA Perenduan dengan perolehan poin 860,5 di posisi keempat setelah UIAM B Malaysia (871,5 poin), UIAM A Malaysia (866 poin), dan FDI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (863 poin).

 (Sesi foto bersama finalis sesaat setelah babak final Lomba Debat Bahasa Arab berlangsung)

Pertandingan berlanjut ke babak Semi Final, menghadapi Tim UIAM A Malaysia dengan mosi “Majelis ini meyakini perlu penggunaan bahasa daerah di sekolah internasional”. Tim Nurul Jadid yang beranggotakan Rifqi Aziz Febriyanto sebagai pembicara pertama, Muhammad Hasan Mutawakkil pembicara kedua, dan Ahmad Fauzi Rahman pembicara ketiga berhasil menaklukkan tim dari negeri jiran dan lolos melaju ke babak final.

Pada babak final Tim Nurul Jadid menghadapi UIAM B Malaysia dengan mosi debat “Majelis ini percaya bahwa skripsi bukan standar utama kelulusan mahasiswa”. Masing-masing hanya diberi waktu 30 menit untuk case building. Akhirnya setelah perdebatan sengit berlangsung, tim Nurul Jadid berhasil menaklukkan tim UIAM B Malaysia dan keluar sebagai Jawara Lomba Debat Bahasa Arab se regional Asia dengan selisih 4 poin, 871,5 untuk Tim Nurul Jadid dan 867,5 untuk tim UIAM B Malaysia.

“Kami merasa bersyukur dan sangat senang sekali bisa meraih juara ini. Walaupun di awal, motivasi kami bukan untuk menang namun berusaha memotivasi anak asuh kami agar tetap semangat untuk berprestasi demi Pesantren Nurul Jadid, Unuja dan tentunya LPBA tercinta,” ungkap Aziz, pembicara pertama Tim Debat Nurul Jadid.

(Jawara Debat Bahasa Arab se Regional Asia Muhammad Mutawakkil Alallah, Rifqi Aziz Febriyanto dan Ahmad Fauzi Rahman)

Tidak hanya tim debat, dalam ajang ini dua trofi diraih sekaligus untuk kategori lomba Taqdimul Qissoh tingkat Nasional dengan penyelenggara yang sama atas nama Ahmad Fauzi Rahman sebagai Juara 1 dan Badruz Zaman sebagai Juara 2.

“Alhamdulillah, pada awalanya saya tidak mengira bisa juara pada lomba taqdimul qissoh Gebyar Bahasa Arab 2021 ini, karena saya pikir karya video yang saya kumpulkan masih belum sempurna. Namun saya yakin semua ini tidak lepas dari barokah para kyai, guru, dan teman-teman sehingga kami berhasil menjadi juara,” ungkap Badruz Zaman.

Harapannya ke depan akan lebih banyak lagi santri Pondok Pesantren Nurul Jadid yang memiliki semangat serta motivasi kuat dalam menorehkan prestasi demi mengharumkan almamater pesantren Nurul Jadid tercinta di luar.

(Humas Infokom)

LPBA Adakan Ta’aruf dan Pelantikan Pengurus Baru

nuruljadid.net – Selasa 29/12/2020 Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) melaksanakan acara pelantikan Tenaga Kependidikan Baru. Acara tersebut dimulai sejak pukul 20.00 – 22.00 WIB di depan asrama LPBA.

“ Diadakannya acara tersebut adalah untuk memperkenalkan ke peserta didik kepengurusan yang baru di LPBA  agar mudah mengenali siapa saja pengurus dan jabatannya.” tutur Ustad Rizal salah satu pengurus LPBA terlantik.

“Pasalnya, acara seperti ini (pergantian pengurus) akan menjadi agenda rutin tiap 2 tahun sekali.” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir direktur LPBA Nurul Jadid, Kyai Moh. Al-Fayyadl, M. Phil. Dalam sambutannya beliau berpesan harapannya semoga kepengurusan yang baru dapat dipercaya dan amanah dalam mengemban tanggung jawab. Dan beliau menyampaikan semoga kedepannya LPBA bisa menjadi Kampung Bahasa 2025.

Galeri Foto: Dialog Direktur bersama Peserta Didik dan Pengurus Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA)

LPBA Nurul Jadid Uji Kemampuan Bahasa Inggris Siswa SMP Ibnu Khaldun Besuki

LPBA Nurul Jadid Uji Kemampuan Bahasa Inggris Siswa SMP Ibnu Khaldun Al-Hasyimi Besuki

nuruljadid.net – lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) mendapat undangan untuk menguji kemampuan bahasa inggris siswa – siswi kelas IX SMP Plus Ibnu Kholdun Al-Hasyimi, Besuki, Situbondo. Sabtu (21/03/2020).

Undangan tersebut merupakan hasil Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak LPBA yang diwakili oleh Wakil Direktur LPBA, Ust. Taufik Hidayah bersama Kepala Sekolah SMP Plus Ibnu Kholdun Al-Hasyimi, Bapak Ghufron Fauzi pada tanggal 13 Maret 2020.

dalam pengujian itu, LPBA mengutus 1 pengurus sekaligus tenaga pengajarnya. Adapun soal – soalnya meliputi Speaking, Grammar, Listening, dan Reading.

Ust. Arfan Hidayatullah, Tenaga Pengajar LPBA saat menguji siswa dan siswi SMP Plus Ibnu Kholdun Al-Hasyimi, Besuki

Ust. Arfan Hidayatullah, Tenaga Pengajar LPBA saat menguji siswa dan siswi SMP Plus Ibnu Kholdun Al-Hasyimi, Besuki

“Setelah selesai pengujian, LPBA menerbitkan sertifikat kebahasaan lengkap dengan tanda tangan direktur untuk diberikan kepada setiap siswa – siswi sesuai dengan hasil ujian sebagai bekal untuk masuk ke SMA atau SMK favorit,” ungkap Ust. Taufik kepada nuruljadid.net.

Perlu diketahui pula, LPBA juga mendapat kesepakatan bersama MTsN 1 Probolinggo untuk menjadi tim instruktur bilingual arab dan inggris siswa – siswinya. Serta LPBA juga mendapat permohonan dari PP. Al Badriyah, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengirim tutor bahasa inggris dan arab.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirn

Galeri Foto: Studi Banding MA Negeri 1 Malang

Kolaborasi antara Siswa dan Pengurus, LPBA Berhasil Bawa Pulang Juara 2 Nasional

Kolaborasi antara Siswa dan Pengurus, LPBA Berhasil Bawa Pulang Juara 2 Nasional

nuruljadid.net – Setelah merayakan Hari Ulang Tahun Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) ke 31 pada Jum’at (07/02/2020) kemarin, kolaborasi antara peserta didik bersama pengurus LPBA berhasil membawa pulang piala  juara II dalam Lomba Debat Bahasa Arab se Nasional di Institut KH. Abdul Chalim, Mojokerto. Sabtu (08/02/2020).

Mendapatkan 228 poin, yang terdiri dari penyampaian Materi, Bahasa, Sikap, Kerja Tim, dan Khulasoh. LPBA hanya tersisih 2 poin dari sang juara pertama, kelompok Hamala Indonesia dari Malang.

Menjelaskan tentang Hukum bagi Pengedar Narkoba ketika final debat, M. Hasan Mutawakkil salah satu anggota kelompok kontingen LPBA menjelaskan, dialektika yang disampaikan oleh kelompok LPBA begitu mesra dengan lawan debat, tanpa membawa unsur sara’, agama dan tetap menjada sportifitas dalam perlombaan.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali. Paling tidak kami bisa membawa nama baik Pesantren & lembaga ke kancah nasional. Ada pepatah mengatakan “Proses tidak akan pernah mengkhianati Hasil”, karena itu jika kita mempunyai keinginan kuat di dalam Hati, niscaya Alam semesta akan ikut bahu-membahu untuk mewujudkannya,” tegasnya kepada nuruljadid.net.

Tampak Kelompok dari LPBA(3 orang duduk kanan) saat mengikuti lomba

Tampak Kelompok dari LPBA(3 orang duduk kanan) saat mengikuti lomba

Seraya dengan hal itu, Wakil Direktur LPBA Putra, Ust. Taufik Hidayah turut gembira kepada peserta didik dan pengurus LPBA atas diraihnya prestasi tersebut.

“Sungguh sangat riang gembira, karena ini adalah hadiah terindah pasca hari ulang tahun LPBA yang ke-31, harapannya semoga bisa memotivasi kepada pengurus & peserta didik LPBA nurul jadid secara umum untuk mengembangkan skill kebahasaan yang dimiliki,” riangnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Ngaji Sejarah, Meriahkan HUT LPBA ke 31

Ngaji Sejarah, Meriahkan HUT LPBA ke 31

nuruljadid.net – Diusianya yang ke-31 tahun, Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Merayakannya dengan kegiatan Ngaji Sejarah bersama Ust. Abdul Jalal Al-Kiromi, M,Pd.I,  Alumni LPBA tahun 1994.

Kegiatan yang bertempat di Aula II PP. Nurul Jadid itu, dihadiri langsung oleh Direktur LPBA, K. Muhammad Al- Fayyadl, Gus. Shollahuddin Wahid, seluruh pengurus dan peserta didik LPBA dan turut hadir pula beberapa para alumni.

Mengenai diadakannya Ngaji Sejarah LPBA, Ust. Rizal Hidayat selaku Ketua Panitia acara tersebut menerangkan dalam sambutan, bahwa Ngaji Sejarah LPBA bertujuan untuk menggali lebih dalam lagi mengenai sejarah perkembangan LPBA sejak masa keperintisan hingga saat ini.

“Dari digelarnya acara ini semoga bisa menumbuhkan rasa cinta, rasa saying, dan rasa rindu kita pada LPBA karena selama satu tahun kita tidak bertemu,” ungkapnya seraya tersenyum. Jum’at (07/02/2020).

Ditempat yang sama, Direktur LPBA K. Muhammad Al-Fayyadl turut mewarnai kegiatan yang digelar pada pukul 09.00 WIB itu dengan sambutan, salah – satu hal yang beliau sampaikan ialah mengenai peran yang diamanahi oleh PP. Nurul Jadid kepada LPBA.

“Alhamdulillah, LPBA sekarang diamanahi oleh pondok untuk memperluas perannya agar tidak hanya dalam internal LPBA saja tapi juga wilayah-wilayah yang lain dan Alhamdulillah ini sudah berjalan selama satu tahun pembinaan bahasa asing di wilayah se-nurul jadid tinggal wilayah satelit yang belum tersentuh sama sekali,” ungkap beliau dengan tegas.

Ust. Abdul Jalal Al-Kiromi, M,Pd.I, Alumni LPBA tahun 1994 saat menerangkan sejarah berdirinya LPBA

Ust. Abdul Jalal Al-Kiromi, M,Pd.I, Alumni LPBA tahun 1994 saat menerangkan sejarah berdirinya LPBA

“Dan Alhamdulillah juga, secara komunitas sudah bisa dihitung oleh kepala pesantren bahwa sudah sekitar 7 bahasa asing yang telah dipelajari di PP. Nurul Jadid seperti bahasa inggris, arab, jepang, turki, jerman, mandarin, dan prancis,” imbuh beliau.

Pasca sambutan, digelarlah pemberian piagam penghargaan kepada tenaga pengajar terbaik kepada Bapak Muhammad Mu’in yang diberikan langsung oleh Gus Shollahuddin Wahid. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh direktur LPBA.

Kemudian acara tersebut dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB, yang diisi dengan pemberian hadiah lomba tahunan LPBA yang telah digelar para 16 Januari 2020 serta terdapat penampilan – penampilan dari para peserta didik LPBA putra maupun putri.

Penulis : Badrus

Editor : Ponirin